Selasa, 18 Oktober 2016

Kapitalis Budiman

Min.. 
kamu memang bos..
tapi sama sekali bukan pemimpin 
kami memang jongos 
tapi cari kerja nggak pakai 'pelicin'..
harusnya kamu tahu.. 
manusia yang berhati nurani dan paham profesi 
seharusnya perintah sesuai dengan job deskripsi..

Min.. 
harus kuakui otakmu encer 
saking encernya sampai keluar lewat telinga (???) 
semoga kamu tahu.. 
kalau kepandaian itu sebenarnya cuma satu sisi 
masih butuh kebaikan, kebenaran dan keindahan 
untuk menjadi manusia yang penuh kemuliaan..

Min..
Jangan ber-ibarat kalau tidak paham subtansinya..
ibarat-mu terlalu distorsi dengan kenyataan 
"..ibarat tentara yang selalu siap diperintah komandan.." 
"..ibarat nelayan yang pantang mundur menerjang topan.." 
ada baiknya kamu tahu :
Ibarat adalah senjata, propaganda saat seseorang kehabisan kata..

Min.. 
berarti ion negatif 
bila bertemu plus (ion positif) pasti akan terjadi reaksi kilat 
perlu kamu tahu.. 
adanya perbedaan potensial antara aku dan kamu
maka hujat akan lahir dari persinggungan itu..

Min.. 
orang-orang di luar sana menjadikanmu dewa 
karena segala sesuatu yang kau sebut sedekah 
tapi mereka tak pernah tahu.. 
kamu menindas untuk menempuh jalan itu 
menganggap kami pecundang profesional tak bermutu

Min.. 
sekarang buka telingamu lebar-lebar 
ada sebuah kata, mungkin kamu belum tahu.. 
kata yang sama derajatnya dengan dengan iblis
sebuah simbol penentangan pada kedzaliman 
yang mereflesikan dirimu saat ini : "JANCOK!!!!" 


(c) Robbi Gandamana, 4 Juni 2014

*Buat Mr. Paimin, sang Kapitalis Budiman


Tidak ada komentar:

Posting Komentar