Jumat, 18 November 2016

Misteri Hujan



mungkin kau belum mengerti
ketika datang kesempitan hati
datanglah pada hujan
berjalanlah di sela-sela rintiknya

di sana ada ruang
yang akan meluaskan hatimu
menyadarkanmu
bahwa hidup ini luas dimensinya

di sana akan kau temukan
kedamaian sejati
yang tak 'kan kau temui di istana yang paling bagus
atau juga di lagu yang paling religius

di sana kau akan jadi ringan
tak ada beda kenikmatan dan penderitaan
karena penderitaan itu diperlukan manusia
penderitaan adalah syarat dari keindahan
penderitaan itu kenikmatan yang menyamar
tak ada bayi lahir tanpa penderitaan ibunya

bagaimana kau tahu nikmatnya sehat kalau tak pernah sakit?

maka
kita harus bisa berjalan di sela-sela rintik hujan
agar memahami betapa luas kemungkinan-kemungkinan dalam kehidupan

***
hujan itu misteri
nikmati saja misterinya
jangan bertanya bagaimana uap air mencapai langit
padahal saat memasak air
uapnya tak pernah sampai ke langit-langit

ah, aku hanyalah awam
tak paham ilmu alam
tak percaya dengan teori hujan
kupikir itu batasan kemampuan pikir manusia
pasti ada ilmu yang lebih tinggi
menjelaskan kronologi hujan
tapi biarlah itu jadi rahasia alam dan Tuhan
karena hidup bukan kesimpulan
hidup itu pencarian

***
ingatlah satu hal
jangan sekali-kali kau maki hujan
hanya karena airnya menyusahkan
kau terusir dari rumahmu sendiri
dagangan sepi pembeli
sekolah-sekolah diliburkan
pegawai kantor tak bisa kerja
tanaman padi rusak binasa
banjir dimana-mana..

sadarlah
hujan hanya taat pada perintah Tuhan
mengalir ke tempat yang lebih rendah
bekerja sama dengan gravitasi
rela tidak menjadi diri sendiri

harusnya kau marah pada dirimu
yang enggan berkolaborasi dengan alam
kau eksploitasi mereka habis-habisan
demi nafsu yang tak pernah terpuaskan
banjir datang, sibuk mencari kambing hitam

Solo, 18 November 2016

1 komentar: